Jumaat, 19 Ogos 2016

WAKTU KITA

Petikan dari group WA

*🕯Waktu sedang  "Jaya*",  kita merasa banyak teman di sekeliling kita

*🕯Waktu sedang  "Berkuasa*",  kita percaya diri melakukan apa saja

*🕯Waktu sedang  "Tak Berdaya*",  barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati yang ada

*🕯Waktu sedang  "Jatuh*",  kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang memperalat dan memanfaatkan kita

*🕯Waktu sedang  "Sakit*",  kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting,  jauh melebihi harta

*🕯Manakala  "Miskin*",  kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi/menderma dan saling membantu

*🕯Masuk  "Usia Tua*",  kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan

*🕯Saat  "di Ambang Ajal*",  kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia sia

*🕯Hidup tidaklah lama*.
Sudah saatnya kita bersama sama membuat
*HIDUP LEBIH BERHARGA* :
Saling menghargai,
Saling membantu,
Saling memberi,
Saling mendukung, dan
Saling mencintai

*🕯Jadilah teman setia tanpa syarat*
Tunjukkanlah bahwa kita masih mempunyai Hati Nurani yang tulus
Apa yang ditabur itulah yang akan dituai

*🕯Allah tidak pernah menjanjikan*
bahwa : langit itu selalu biru,  bunga selalu mekar,  dan mentari selalu bersinar

*🕯Tapi ketahuilah bahwa Allah* :
Selalu memberi pelangi di setiap badai.
Memberi senyum di setiap air mata.
Memberi kasih sayang dan berkah di setiap cobaan,  dan
Jawaban di setiap doa.

*🕯Jangan pernah menyerah*,
Terus berjuanglah,  Life is so beautiful and colourful.

*🕯Hidup*
Bukanlah suatu tujuan,  melainkan sebuah perjalanan

*🕯Saudaraku*
Indahnya hidup bukan karena banyak orang mengenal kita,  namun berapa banyak orang yang bahagia karena kita.

*✂Jangan pernah menjadi  "gunting"*.
Karena gunting bisa  memotong sesuatu menjadi terpisah,  jadilah *"jarum"*,  meskipun tajam tetapi bisa menyatukan apa yang sudah terpisah.

Semoga bermanfaat..

Sabtu, 16 Julai 2016

KISAH 4 LILIN

Ada 4 lilin yang menyala sedikit demi sedikit mulai meleleh
Dan terdengar kisah...


Lilin 1
 
Aku adalah DAMAI 
Tetapi manusia tidak menjaganya lebih baik sebab itu aku ingin redupkan diriku.. 
Maka matilah lilin 1

Lilin 2
Aku adalah IMAN
Aku tak berguna lagi bagi manusia..
Mereka tak mau mengenalku lebih baik aku tak mau menyala lagi..
Lalu matilah juga lilin 2


Lilin 3
Aku adalah CINTA
Namun aku mungkin tak berguna lagi..
Manusia saling membenci, menyakiti, memusuhi dan tak mengasihi lagi sesamanya..
Lebih baik aku matikan saja nyalaku..
Maka lilin ke3 pun redup


Tiba tiba anak kecil masuk,,karena gelap ia pun berteriak kencang
“Kenapa kalian takut? Kenapa mati?”
Aku takut gelap. Sambil menangis bersedih...


Maka berkatalah lilin 4
kepada anak kecil itu
Hai anakku sayang..
Kenapa menangis..?
Masih ada aku..
Mari kita menyalahkan ketiga-tiga lilin itu yang telah redup mati...
Maka anak itu mengambil lilin 4 dan menyalahkan ketiga-tiga lilin itu
Maka TERANGLAH LAGI kembali lilin semua
lebih terang dari sebelumnya


Lilin 4  
Aku adalah HARAPAN
Selama masih ada harapan 

Lilin-lilin yang lain tak akan padam CAHAYANYA untuk menyala lagi..

NEVER GIVE UP
GOD BLESS YOU.

MASIH ADA PELANGI SEHABIS HUJAN

Petikan dari group WA

Orang bijak berkata, bahwa di setiap kehidupan yang kita jalani, selalu ada asam garam, pahit manis, suka dan duka. Masing-masing kejadian yang pernah kita alami selalu memiliki hikmahnya. Demikianlah yang selalu dirancang oleh Tuhan, di dalam kejadian burukpun kita masih mendapatkan sesuatu yang manis darinya.


Seringkali kita menyalahkan Tuhan, bilamana ada kejadian yang membuat kita merasa sedih dan kecewa. Apalagi jika kejadian tersebut berulangkali menimpa kita. Misalnya saja, Anda kehilangan pekerjaan karena suatu hal yang bukan kesalahan kita, kemudian kekasih Anda tiba-tiba menghilang dan kata putus yang diucapkannya, sialnya lagi handphone kesayangan dicopet orang. Mungkin saja kejadian itu menimpa Anda saat ini. Dan Anda merasa sebagai orang tersial di dunia.

Namun, lihat lebih dalam lagi, itu di sana ada sesuatu yang manis yang tersimpan rapi. Anda boleh kehilangan pekerjaan, tetapi Anda pasti menemukan yang baru.

Bayangkan saja jika Anda terus tinggal di tempat yang membuat Anda tidak nyaman dalam bekerja, bagaimana mungkin Anda mampu meraih semua impian Anda? Jika memang si dia ingin meninggalkan Anda, kini Anda tak perlu bertanya-tanya lagi mengapa si dia kurang perhatian kepada Anda, tak perlu juga Anda marah-marah kepadanya saat ia seringkali tak menepati janjinya, terbukti sekarang jika memang dia bukan yang terbaik untuk Anda.

Kalaupun handphone kesayangan Anda hilang di saat yang bertepatan, tak perlu menunggu lama. Seiring pekerjaan baru yang Anda songsong ada handphone tipe baru yang bisa Anda beli. Ya, mengapa tidak? Anda bisa meraih apa yang Anda ingin selama memang Anda memiliki niat yang kuat.

Lagipula percaya saja, bahwa Tuhan Yesus tak pernah meninggalkan kita dengan tangan kosong saat harus maju berperang. Pastinya perisai terkuat dan senjata tercanggih telah dipersiapkan-Nya. Jadi mengapa masih takut untuk maju? Yukk, bangkit dari keterpurukan Anda, berdiri dan mulailah berjalan lagi.

Masih banyak kerikil tajam di depan yang harus disapu dan disingkirkan.

"KITA KAWAN SAMPAI KAPANPUN"

3 Juni 2016 By Vita Novianti
Artikel ini merupakan karya peserta kompetisi menulis #CintaDalamKata yang diadakan oleh IDNtimes.com. 

Teruntuk Sahabat yang Selalu Aku Banggakan: “Kita Kawan Sampai Kapanpun” Tuhan mengirimiku sahabat terbaik yang pernah ada dalam kehidupanku.

Hai kawan, sudah berpuluh-puluh jam kita lewatkan tanpa bertatap muka sejak 2013 silam. Sedikit basa-basi, apa kabarmu di sana? Bagaimana kau melalui hari-harimu tanpa kehadiran temanmu ini? Apakah kecantikanmu lebih merona dari terakhir kita berjumpa? Tersenyumlah sayang, tapi semua kata-kata ini tertulis dengan tulus dari lubuk hati yang paling dalam. Tertawalah terbahak-bahak, biar kubayangkan lengkungan manis bibirmu dalam benakku.
 Hari-hariku begitu kosong tanpa kehadiranmu. Aku merindukan kebersamaan kita yang telah hilang. Jika kau bertanya dalam hatimu tentang diriku, aku baik-baik saja, namun sangat merindukan waktu-waktu indah yang pernah kulalui bersamamu. Saat-saat kita tertawa, saat-saat membicarakan hal-hal tidak penting, saat-saat menangis bersama, semuanya sangat kurindukan. Aku tidak pernah membayangkan betapa hari-hariku ini akan sangat kosong tanpa kehadiranmu. Kau bilang ini gombal? Biarkanlah, karena kegombalan ini hanya bisa kulakukan saat wajahmu tidak bisa kulihat secara langsung. Saat kita berpisah, kau sangat mengetahui bahwa kondisi batinku ini sedang hancur. Bukan karena patah hati ataupun dicampakkan kekasih, karena kau tahu temanmu ini adalah jomblo sejati. Kejiwaanku ini sedang Tuhan uji dengan kesakitan yang bernama depresi, dan aku sangat mengetahui betapa tanpa lelahnya dirimu berjuang untuk membantuku bangkit dari keterpurukan ini. Dengan semangat pantang menyerah dan tanpa menghiraukan kesakitan yang kau alami dengan melihat keadaanku, kau tetap mencoba dan mencoba membuatku berdiri tegak seperti sedia kala. Kawan, keadaanku tak jauh lebih baik dari yang dulu. Aku yang sekarang adalah selemah-lemahnya diriku. Kau penasaran dengan diriku yang sekarang? Tak jauh berbeda kawan. Hatiku masih belum pulih dari penyakit itu, penuh luka karena lelah akan penilaian orang terhadapku. Terkadang air mata ini sulit terbendung. Andaikan kau ada di depanku, ingin rasanya berbagi rasa denganmu, memelukmu, dan menangis sekeras mungkin di hadapanmu. Aku yang dulu adalah aku yang selalu berusaha kuat dan menyembunyikan kesakitanku. Tapi aku yang sekarang, yang sedang menulis surat untukmu, adalah selemah-lemahnya diriku yang tak sanggup menggunakan topeng ketegaran seperti dulu. Malukah kau dengan diriku yang sekarang kawan? Senyuman saja sangat jarang menghiasi wajahku yang biasa-biasa ini, apalagi untuk tertawa terbahak-bahak. Jika boleh kupinta, meskipun kau malu dengan keadaanku yang belum berubah, maukah kau tetap menjadi sahabatku? Biarkanlah aku tak bisa kau banggakan di depan orang-orang, tapi bolehkah kau membiarkanku membanggakanmu di depan khalayak ramai? Tak henti-hentinya aku membanggakanmu.

Kau adalah sahabat terbaik yang pernah Tuhan kirimkan padaku. Dalam hati kau pasti bertanya, “Apa yang bisa kau banggakan dari diriku?”. Kau ingin tahu? Tentu sangat banyak yang bisa kubanggakan darimu, tapi akan kusebutkan beberapa yang membuatku bangga memiliki kawan sepertimu. Kau selalu ada di setiap hari-hari bahagiaku, tapi kau juga ada di setiap hari-hari terburukku. Kau tidak pernah lelah menasehatiku demi kebaikanku, padahal aku yakin kesabaran manusia itu ada batasnya, kau pun juga begitu kan? Kau rela menempuh ribuan kilometer untuk mengunjungiku disaat tak ada kabar yang kau dengar dariku, padahal kau sembunyikan kenyataan bahwa kau baru saja sembuh dari sakit. Kau, terlalu banyak hal yang bisa kubanggakan pada dirimu kawan. Dari tiga hal diatas saja, aku sudah bisa membanggakanmu di depan banyak orang “Lihatlah! Tuhan mengirimiku sahabat terbaik yang pernah ada di kehidupanku! Apakah kalian memiliki sahabat seperti dia? Meskipun aku berpenyakit hati, tapi dia tak pernah meninggalkanku!”. Berlebihan? Biarlah. Anggaplah rasa banggaku ini sebagai bentuk rasa syukurku pada Tuhan karena mempertemukanku denganmu di dunia ini. Melewati ujian Tuhan ini, aku menyadari bahwa Tuhan sebetulnya sedang menunjukkan arti kawan yang sesungguhnya untukku. Sekiranya kelak saat di surga kau tak bertemu denganku, maukah kau menanyakan keberadaanku pada Tuhan?
Teringat pesan seorang ulama yang berpesan kepada sahabatnya sambil menangis, “Jika kau tidak menemuiku di surga bersamamu, maka tolong tanyakan kepada Allah tentang aku; Wahai Tuhan kami, sahabat kami sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang Engkau, maka masukkanlah dia bersama kami di surga”. Sehubungan dengan pesan tersebut, Allah pun menjawab, “Pergilah ke neraka, lalu keluarkanlah sahabat-sahabatmu yang di hatinya ada iman, walau hanya seberat zarrah”. Sekiranya kelak saat di surga kau tak bertemu denganku, maukah kau menanyakanku? Aku pun demikian, akan kucari kau dan mengajakmu ke surga, kita reunian di surga dengan kebahagiaan abadi. Pasti kau berpikir “Yakin masuk surga?”. Ayo berjuang bersama, bukankah tempat tinggal abadi yang kita cita-citakan hanyalah surga? Jelas aku bukanlah manusia sempurna, tapi aku akan berusaha memperbaiki diri agar kita bisa bertemu di tempat indah tersebut. Di dunia sangatlah sulit bagi kita untuk bertemu dan belum tentu Tuhan memberi kita cukup waktu untuk bersua. Tapi bukankah begitu istimewa apabila kita reunian di surga bersama orang-orang terbaik pilihan-Nya? Ah, membayangkannya saja terasa sangat indah ya kawan. Hingga saat ini, aku selalu mengingat pesan darimu: “Kita kawan sampai kapanpun”. Kawan, aku akan terus berjuang melawan depresi ini. Meskipun kita tidak saling menghubungi, tapi aku yakin hati kita tetap Tuhan persatukan dengan ikatan-Nya. Jangan pernah lelah denganku karena aku sangat berterima kasih atas segala hal yang kau lakukan untukku. Aku lelah padamu?
Hei, seingatku selama ini yang membuat masalah hanya aku saja. Kau? Ah, kau terlalu baik untuk menyembunyikan masalahmu di depanku. Di masa mendatang, jangan kau ragu berbagi keluh kesahmu padaku, karena aku pun akan selalu ada di saat bahagia dan sedihmu. Kita kawan sampai kapanpun, itu yang kau ajarkan. Meskipun maut kelak memisahkan, semoga Tuhan perkenankan kita berkumpul di surga-Nya. Aku akhiri surat ini dengan mengatakan ,“Aku mencintaimu karena Allah kawan”.


Rabu, 22 Jun 2016

MANUSIA IBARAT BUKU

Manusia itu seperti sebuah "Buku"....
Cover depan adalah tanggal lahir.
Cover belakang adalah tanggal kematian.
Tiap lembarnya, adalah tiap hari dalam hidup kita dan apa yg kita lakukan.
Ada buku yg tebal, ada buku yg tipis.
Ada buku yg menarik dibaca, ada yg sama sekali tidak menarik.
Sekali tertulis, tidak akan pernah bisa di edit lagi.
Tapi hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yg putih bersih, baru dan tiada cacat.
Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin,
Allah menyediakan hari yang baru untuk kita.
Kita diberi kesempatan baru untuk melakukan sesuatu yang benar dalam hidup kita setiap harinya.
Kita boleh memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita ke depannya sampai saat usia berakhir, yang sudah ditetapkanNYA.
Terima kasih Ya Allah untuk hari yang baru ini..
Syukuri hari ini....
dan isilah halaman buku kehidupanmu dengan hal-hal yang baik semata.
Dan, selalu lah bertanya kepada Allah, tentang apa yang harus ditulis tiap harinya.
Supaya pada saat halaman terakhir buku kehidupan kita selesai, kita dapati diri ini sebagai peribadi yg berkenan kepadaNYA.
Dan buku kehidupan itu layak untuk dijadikan teladan bagi anak-anak kita dan siapapun setelah kita nanti.
Selamat menulis di buku kehidupan kita.
Menulislah dengan tinta cinta dan penuh rasa kasih sayang, serta pena kebijaksanaan, dengan tidak ada kesombongan dan keangkuhan.
AMIN..

Sabtu, 9 April 2016

SAHABATKU "TRIO"

Corat-coret tidak perlu menunggu jadi penulis. Hari ini punya sedikit kesempatan untuk menulis.

SAHABATKU,
Masihkah kalian ingat pada tanggal 1 Juli 2011, kita dipertemukan dalam sebuah kelompok yang sama dengan harapan "MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA". Pertemuan yang asing bagi kita, tetapi dengan senyuman di bibir kalian sudah menunjukkan bermulanya persahabatan kita. Waktu berjalan seiring usia perkenalan kita. Tanpa kita sadari sudah hampir 5 tahun kita bersama-sama, memberi dan berbagi rasa untuk mencapai misi yang sama. Senyum, tawa, dan tangisan kalian masih segar dalam ingatan, tidak mungkin dapat dilupakan.

Walaupun usia perkenalan kita sudah hampir 5 tahun, tanpa kita sadari lagi, tahun 2015 yang lalu group kecil kita tercipta tanpa diduga yang diberi nama "TRIO" dalam arti lain adalah bertiga. Aku, dia, dan kamu ternyata "3 TUBUH 1 PIKIRAN". Tanpa disengaja lagi kita merasakan sepertinya motto "JAS MERAH" yang berarti jangan sekali-kali melupakan sejarah, sesuai untuk menggambarkan Trio.

Aku mengenangkan saat-saat kebersamaan kita pada 4 tahun 10 bulan yang lalu, hari berganti hari, bulan berganti tahun. Setiap hari kita memulakan hari bahagia penuh dengan kesyukuran. Walaupun penuh dengan cabaran dan rintangan tetapi kita tetap lewati bersama. Kalian adalah pahlawan yang senantiasa bersamaku waktu dalam kesulitan maupun kesenanganku. Semoga aku juga bisa bersama kalian waktu kalian memerlukan aku. Kita berbagi dalam apa jua keadaan bukan karena kita berlebihan tetapi karena setiap kita merasakan hal sekecil apapun bisa saja sangat berarti. Berpikir sebelum berbicara juga karena kita tidak ingin punya masalah yang mungkin akan terjadi. Bersabar, berani, mesra, berpikir positif dan optimis. Banyak sekali yang telah aku pelajari dari kalian. Banyak sekali nasehat, kata-kata semangat yang telah kalian berikan agar aku senantiasa bangkit. Dan aku simpulkan "Hidup adalah belajar, Tanpa ada batas umur, Jatuh berdiri lagi, Kalah mencoba lagi, Gagal bangkit lagi, Tidak kenal putus asa, Sampai Tuhan berkata waktunya pulang".

Mungkin nanti kita terpisah jauh, seperti ada kata yang mengatakan "SETIAP PERTEMUAN PASTI ADA PERPISAHAN"...

TERIMA KASIH SAHABATKU TRIO.

17 Juni 2016
Jam dinding menunjukkan pukul 11. Pikiranku melayang, harus belajar karna besok UAS sem3, tidur atau melayan perasaanku yang ntah mengapa hatiku rasanya ingin menangis. Ku pandang beberapa helaian kertas yang ada di atas meja, ku capai dan kubaca judulnya "WhatsApp Jesus", Ku tarik napas perlahan-lahan, ku pejam mata ku. Ku lihat wajah-wajah orang yang aku sayangi, mereka adalah orangtuaku, saudara-saudaraku dan orang disekitarku terutamanya sahabatku "TRIO". Ku buka mataku dengan perlahan, ku buka tiap helaian kertas itu, tanpa aku sadari air mataku mengalir..ku coba menahan perasaan itu tapi aku tidak berdaya, ku biarkan ia mengalir semaunya.. Aku merasa bersyukur karna Tuhan mengirimkan aku sahabat terbaik yang senantiasa bersamaku, dan aku percaya setiap yang muncul dalam hidupku..keluargaku..sahabatku pasti Tuhan punya rencana sendiri karena tidak ada yang namanya kebetulan, tetapi semuanya sudah direncanakan dan sudah tertulis.. Ingin aku katakan terima kasih dan aku sayang kalian semua..

18 Juni 2016
Hari ini ujian .. Punya cerita gembira dan sedih..
Tapi aku mau cerita sedih ne, tapi ngak boleh nangis ya.
2 minggu yang lalu di dalam tas ku, kupersiapkan 2 hadiah kecil buat sahabatku tersayang "TRIO"..
2 minggu mendatang yaitu hari ini kupersiapkan diri untuk memberikan hadiah kecil ini kepada mereka..Selesai ujian, sepanjang perjalanan menuju ke suatu tempat, kami bergurau bersama dan yang ada di benak ku.."bagaimana harus aku memulai, aku takut tidak dapat menahan perasaanku. Ya Tuhan kuatkan aku". Dengan di saksikan tumbuhan hijau di sekitar, burung-burung di udara, mobil yang sedang bergerak dan seorang temanku yang berjalan di depan..Aku berdiri sambil berjalan di tengah kedua sahabatku yang berada di kiri dan kanan ku.. Aku memeluk mereka terasa hangat, hampir jatuh airmataku. Aku memulai pembicaraan, dengan suara yang kedengarannya seperti orang yang menahan tangisan ku kuatkan diri dan berkata "aku punya hadiah kecil buat kamu berdua, waktu ikut acara SYD kami diberi peluang untuk menelepon keluarga, orang-orang tersayang  dan aku membayangkan wajah kalian tercatat dalam senarai orang-orang yang aku sayangi dan aku memilih hari ini untuk mengatakan bahwa di depan mataku ada dua orang sahabat yang aku sayangi, dari lubuk hatiku yang terdalam aku mohon maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah menyakitkan hati kalian..tanpa sengaja maupun tidak sengaja. Ucapan terima kasih juga buat sahabatku yang senantiasa setia bersamaku selalu. Semoga persahabatan kita berkekalan sampai akhir hayat ini.. Kulihat mata kalian berkaca dan aku tidak mau memandang itu karna aku tau pasti akan ada tangisan yang bakal terjadi..tapi kita mampu menahan perasaan di pinggir jalan yang kelihatannya semua mata tertuju ke arah kita..
Aku sayang kamu kemarin, hari ini dan selamanya.. ingat itu.. Masing-masing menarik napas, rasanya lega di hati ini. Sambung ketawa......

1 Juli 2016
Berjuanglah dan bersyukurlah untuk hari ini karena hari ini adalah anugerah dari Tuhan..
Hari ini genaplah usia persahabatan kita yang ke 5 tahun.. Walaupun saat ini kita tidak dapat bersama-sama namun di mana pun kalian berada doaku selalu menyertai kalian.
Jaga diri dan jaga family baik-baik.. Sampai jumpa..

# 1 Juli 2011 - 1 Juli 2016
# I LOVE YOU YESTERDAY, TODAY AND FOREVER...
# BIG HUGS AND KISS