Sabtu, 9 April 2016

SAHABATKU "TRIO"

Corat-coret tidak perlu menunggu jadi penulis. Hari ini punya sedikit kesempatan untuk menulis.

SAHABATKU,
Masihkah kalian ingat pada tanggal 1 Juli 2011, kita dipertemukan dalam sebuah kelompok yang sama dengan harapan "MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA". Pertemuan yang asing bagi kita, tetapi dengan senyuman di bibir kalian sudah menunjukkan bermulanya persahabatan kita. Waktu berjalan seiring usia perkenalan kita. Tanpa kita sadari sudah hampir 5 tahun kita bersama-sama, memberi dan berbagi rasa untuk mencapai misi yang sama. Senyum, tawa, dan tangisan kalian masih segar dalam ingatan, tidak mungkin dapat dilupakan.

Walaupun usia perkenalan kita sudah hampir 5 tahun, tanpa kita sadari lagi, tahun 2015 yang lalu group kecil kita tercipta tanpa diduga yang diberi nama "TRIO" dalam arti lain adalah bertiga. Aku, dia, dan kamu ternyata "3 TUBUH 1 PIKIRAN". Tanpa disengaja lagi kita merasakan sepertinya motto "JAS MERAH" yang berarti jangan sekali-kali melupakan sejarah, sesuai untuk menggambarkan Trio.

Aku mengenangkan saat-saat kebersamaan kita pada 4 tahun 10 bulan yang lalu, hari berganti hari, bulan berganti tahun. Setiap hari kita memulakan hari bahagia penuh dengan kesyukuran. Walaupun penuh dengan cabaran dan rintangan tetapi kita tetap lewati bersama. Kalian adalah pahlawan yang senantiasa bersamaku waktu dalam kesulitan maupun kesenanganku. Semoga aku juga bisa bersama kalian waktu kalian memerlukan aku. Kita berbagi dalam apa jua keadaan bukan karena kita berlebihan tetapi karena setiap kita merasakan hal sekecil apapun bisa saja sangat berarti. Berpikir sebelum berbicara juga karena kita tidak ingin punya masalah yang mungkin akan terjadi. Bersabar, berani, mesra, berpikir positif dan optimis. Banyak sekali yang telah aku pelajari dari kalian. Banyak sekali nasehat, kata-kata semangat yang telah kalian berikan agar aku senantiasa bangkit. Dan aku simpulkan "Hidup adalah belajar, Tanpa ada batas umur, Jatuh berdiri lagi, Kalah mencoba lagi, Gagal bangkit lagi, Tidak kenal putus asa, Sampai Tuhan berkata waktunya pulang".

Mungkin nanti kita terpisah jauh, seperti ada kata yang mengatakan "SETIAP PERTEMUAN PASTI ADA PERPISAHAN"...

TERIMA KASIH SAHABATKU TRIO.

17 Juni 2016
Jam dinding menunjukkan pukul 11. Pikiranku melayang, harus belajar karna besok UAS sem3, tidur atau melayan perasaanku yang ntah mengapa hatiku rasanya ingin menangis. Ku pandang beberapa helaian kertas yang ada di atas meja, ku capai dan kubaca judulnya "WhatsApp Jesus", Ku tarik napas perlahan-lahan, ku pejam mata ku. Ku lihat wajah-wajah orang yang aku sayangi, mereka adalah orangtuaku, saudara-saudaraku dan orang disekitarku terutamanya sahabatku "TRIO". Ku buka mataku dengan perlahan, ku buka tiap helaian kertas itu, tanpa aku sadari air mataku mengalir..ku coba menahan perasaan itu tapi aku tidak berdaya, ku biarkan ia mengalir semaunya.. Aku merasa bersyukur karna Tuhan mengirimkan aku sahabat terbaik yang senantiasa bersamaku, dan aku percaya setiap yang muncul dalam hidupku..keluargaku..sahabatku pasti Tuhan punya rencana sendiri karena tidak ada yang namanya kebetulan, tetapi semuanya sudah direncanakan dan sudah tertulis.. Ingin aku katakan terima kasih dan aku sayang kalian semua..

18 Juni 2016
Hari ini ujian .. Punya cerita gembira dan sedih..
Tapi aku mau cerita sedih ne, tapi ngak boleh nangis ya.
2 minggu yang lalu di dalam tas ku, kupersiapkan 2 hadiah kecil buat sahabatku tersayang "TRIO"..
2 minggu mendatang yaitu hari ini kupersiapkan diri untuk memberikan hadiah kecil ini kepada mereka..Selesai ujian, sepanjang perjalanan menuju ke suatu tempat, kami bergurau bersama dan yang ada di benak ku.."bagaimana harus aku memulai, aku takut tidak dapat menahan perasaanku. Ya Tuhan kuatkan aku". Dengan di saksikan tumbuhan hijau di sekitar, burung-burung di udara, mobil yang sedang bergerak dan seorang temanku yang berjalan di depan..Aku berdiri sambil berjalan di tengah kedua sahabatku yang berada di kiri dan kanan ku.. Aku memeluk mereka terasa hangat, hampir jatuh airmataku. Aku memulai pembicaraan, dengan suara yang kedengarannya seperti orang yang menahan tangisan ku kuatkan diri dan berkata "aku punya hadiah kecil buat kamu berdua, waktu ikut acara SYD kami diberi peluang untuk menelepon keluarga, orang-orang tersayang  dan aku membayangkan wajah kalian tercatat dalam senarai orang-orang yang aku sayangi dan aku memilih hari ini untuk mengatakan bahwa di depan mataku ada dua orang sahabat yang aku sayangi, dari lubuk hatiku yang terdalam aku mohon maaf atas segala kesalahan yang mungkin pernah menyakitkan hati kalian..tanpa sengaja maupun tidak sengaja. Ucapan terima kasih juga buat sahabatku yang senantiasa setia bersamaku selalu. Semoga persahabatan kita berkekalan sampai akhir hayat ini.. Kulihat mata kalian berkaca dan aku tidak mau memandang itu karna aku tau pasti akan ada tangisan yang bakal terjadi..tapi kita mampu menahan perasaan di pinggir jalan yang kelihatannya semua mata tertuju ke arah kita..
Aku sayang kamu kemarin, hari ini dan selamanya.. ingat itu.. Masing-masing menarik napas, rasanya lega di hati ini. Sambung ketawa......

1 Juli 2016
Berjuanglah dan bersyukurlah untuk hari ini karena hari ini adalah anugerah dari Tuhan..
Hari ini genaplah usia persahabatan kita yang ke 5 tahun.. Walaupun saat ini kita tidak dapat bersama-sama namun di mana pun kalian berada doaku selalu menyertai kalian.
Jaga diri dan jaga family baik-baik.. Sampai jumpa..

# 1 Juli 2011 - 1 Juli 2016
# I LOVE YOU YESTERDAY, TODAY AND FOREVER...
# BIG HUGS AND KISS

Rabu, 24 Februari 2016

KU TERSENYUM SENDIRIAN

SETIAP MANUSIA PUNYA CERITA YANG BERBEDA

Situasi 1
Seorang murid laki-laki kelas 1 menangis karena berkelahi dengan temannya. Lalu ku berikan tisu untuk mengesat air matanya. Dia tersenyum sambil berlari keluar dari kantor dan mengatakan ke teman-temannya "ibu bagi aku tisu, ibu bagi aku tisu". Mendengar suara itu aku tersenyum sendirian, pikirku "masih ada anak yang berpikiran seperti itu, gembira apabila diberi tisu...hanya tisu".

Situasi 2
Gadis kecil berumur 7 tahun membawa botol air yang berukuran 2 liter. Dia tidak peduli dengan teman-temannya yang selalu mengejeknya dan menyuruhnya untuk membawa tangki air dari rumah karena melihat dia membawa botol air yang besar. Lucu ya... ada anak kecil yang pikirku dia tidak peduli dan malu dengan apa yang temannya katakan...

Situasi 3
Murid berumur 12 tahun yang belum pernah sekolah duduk di kelas 1. Pikirku "masih ada lagi orangtua yang kurang peduli dengan pendidikan, mungkin atas alasan ......................... Walaupun begitu cukup menyekolahkan mereka agar bisa  membaca dan menghitung". Kasian kan...

Situasi 4
Uang 50sen ku dari bu guru (sambil menangis karena di tuduh mencuri), gadis kecil itu membela dirinya karena merasa tidak bersalah...Melihat gadis itu aku tersenyum sendirian..

Situasi 5
Seorang ibu yang baru saja 1minggu melahirkan anak ke-4nya. Terlihat bahagia menghantar anaknya yang berumur 7 tahun ke luar simpang rumahnya yang berjarak 1 meter untuk menunggu bas sekolahnya. Melihat pengorbanan seorang ibu yang peduli tentang pendidikan, sungguh mengharukan.

Situasi 6
Seorang gadis kecil yang berada di kelas 1 melaporkan bahwa uang kertas Rm1 untuk jajan di kantin hilang, lalu ku berikan gadis itu uang siling 50sen 2 keping sebagai ganti uangnya. Gadis kecil itu berkata "aku tidak mau..uangku kertas bukan itu sen sen". Setelah diterangkan, akhirnya gadis kecil mau menerima uang siling itu. Pikirku..apa sih dalam pikiran anak itu??

Situasi 7
Selesainya pelajaran Keterampilan dan Kerajinan Tangan ( waktu itu belajar cara-cara membuat layang-layang). Seorang murid laki-laki kelas 1 mengangkat tangan meminta ijin untuk bermain layang-layangnya yang sudah siap. Aku berkata "Tidak Bisa" karena waktu itu cuaca panas dan tidak ada angin. Anak itu menjawab "ada angin bu". Aku berkata lagi "Tidak bisa di luar panas nanti kamu sakit lagipun tidak ada angin"!. Anak itu menjawab lagi, dengan nada yang lembut merayu agar layang-layangnya bisa terbang di luar "bu boleh la aku main, bu please......." aku tersenyum. Lalu ku tanya lagi ke anak itu, "boleh kah layang-layang itu terbang kalau tidak ada angin". Dia langsung menjawab lagi dengan semangat dan berkata "bu tengok aku ya, kalau bu mau tau ada angin atau tidak, aku kasih basah dulu jariku terus angkat tangan tinggi-tinggi, kalau jari rasa sejuk-sejuk tandanya ada angin, nah aku rasa sudah sejuk-sejuk bu". Aku merasa lucu mendengar penjelasan dari anak itu, akhirnya dia kubenarkan bermain layang-layangnya di luar. Sambil bermain dia berteriak "bu layang-layang ku terbang tinggi". Aku tersenyum melihat dia.

Sabtu, 20 Februari 2016

DETIK-DETIK PERLAHAN MENUJU MATI

Perlu Diingat
1. Sihat sebelum sakit
2. Muda sebelum tua
3. Kaya sebelum miskin
4. Lapang sebelum sempit
5. Hidup sebelum mati

Rabu, 17 Februari 2016

ORANG BAHAGIA TIDAK TERLALU MEMIKIRKAN HAL-HAL INI

Peduli pada lingkungan sekitar itu baik, tapi kita juga perlu waktu pula untuk menyenangkan diri sendiri. Berikut hal-hal yang tak dipikirkan orang berbahagia:

Usia

Memang, usia hanyalah angka. Dan orang-orang bahagia tahu ini pastinya. Tapi mereka tidak membiarkan jumlah yang semakin meningkat ini membuat stres. Mereka hanya melakukan yang mereka inginkan. Yang penting tetap hidup sehat.

Apa kata orang

Ini adalah salah satu penghalang terbesar untuk kebahagiaan kita. Orang yang bahagia tidak peduli itu. Jangan sampai terbelenggu oleh penilaian orang-orang lain atas diri kita sendiri. Jika terlalu peduli kata orang, itu artinya, kamu hidup untuk orang lain, bukan untuk kebahagiaanmu sendiri.

Karier

Ide utamanya adalah: jangan sampai pekerjaan membuatmu tak bahagia. Tentu, pekerjaan adalah penting bagi stabilitas dan kelangsungan hidup di masyarakat. Tapi selain itu, pisahkan kehidupan pribadi dengan urusan kantor. Jika tidak, kamu akan mudah merasa lelah, bosan atau stres.

Ketakutan berlebihan

Kadang orang merasa gugup dan cemas, yang konon datang dari rasa takut yang tidak nyata, sehingga orang-orang merasa berada di luar zona kenyamanan mereka. Tak perlu larut dalam rasa takut. Hadapi setiap masalah, cari solusinya.

Pikiran negatif

Ada banyak gangguan di luar sana. Perang, aksi protes, kerusuhan, atau hal-hal buruk yang terjadi. Orang yang berbahagia tak menyangkal hal itu, tetapi paling tidak mereka melakukan hal-hal yang baik. Mereka mungkin tidak dapat membuat revolusi dalam semalam, tetapi mereka tahu bahwa dengan kebaikan dan kasih sayang kepada sesama manusia, mereka sudah berkontribusi positif pada dunia.

Pengaruh buruk orang-orang di sekitarmu

Pernah harus berurusan dengan teman yang mengganggu atau punya banyak sifat buruk? Tinggalkan mereka. Sudah waktunya untuk menciptakan lingkungan yang positif untuk diri sendiri.. Kadang-kadang, teman-teman yang menjengkelkan dn bersifat buruk, hanya menyeretmu larut dalam kesedihan.

Penyesalan dan kegagalan di masa lalu

Masa lalu tinggal sejarah, masa depan tergantung diri sendiri. Jika ingin bahagia, lepaskan masa lalu dan lanjutkan hidup. Belajar dari itu dan terus kembangkan diri, maka pastikan kamu tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Berandai-andai

Bisa gila jika amat mengkhawatirkan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Tidak ada yang bisa memprediksi masa depan dan tidak ada gunanya menyiksa diri untuk hal-hal yang mungkin tidak pernah terjadi. Ingatkan diri, bahwa jenis khawatir terbuang energi.

Mengharapkan imbalan

Mulai melakukan berbagai hal dengan ikhlas. Membantu orang lain adalah perbuatan belas kasih, tak perlu mengharapkan imbalan. Orang-orang bahagia tidak ingin mendapat sesuatu sebagai balasannya. Dengan demikian, mereka tidak pernah merasa kecewa.

Mengeluh

Kadang-kadang hal-hal tidak berjalan seperti yang kamu harapkan. Tapi mengeluh pun tidak berguna. Daripada mengeluh, orang-orang bahagia lebih memilih untuk berterima kasih atau bersyukur atas apa yang mereka miliki dan menemukan solusi atas masalah dengan pola pikir yang positif.

Khamis, 11 Februari 2016

PERJUANGAN BELUM SELESAI

Bila ku pejamkan mata, Hati ini bagai dibayangi
Oleh situasi yang sering mengganggu pikiranku
Namun setelah ku pikirkan kembali
Semuanya hanyalah mainan mimpiku...

Sejenak aku merenungi
Tentang kehidupan yang telah aku lalui
Kehidupan yang sedang aku lalui
Dan kehidupan yang akan aku lalui...

Kehidupan yang silih berganti
Bertukar siang menjadi malam
Bertukar malam menjadi siang
Kehidupan yang sebenarnya kejam...

Kadang...terlalu banyak ingin ditulis dan diluahkan, Namun hati berbisik "Jangan takut dan sedih,
Allah lebih mengetahui"
Walaupun begitu "Perjuangan belum selesai"...

SEBELUM LAHIR DAN SETELAH MATI

Suatu saat aku akan merasakan
Segala sesuatu yang ku miliki hilang
Namun telah ku sadari sebelumnya
Semuanya hanya sementara
Aku sering bertanya di dalam doa
Tentang apa artinya hidup
Dari lahir, hidup dan akhirnya mati
Aku tak minta dilahirkan
Dan aku tak menginginkan kematian
Tapi apa dayaku
Di bawah sang penguasa ?
Akhirnya aku simpulkan
Hidup itu seperti mimpi
Terjadi begitu saja dan akan berakhir

Ya, semuanya mimpi
Hidup yang kita nikmati
Adakah yang lebih baik
Dari pada menikmati mimpi ?

Aku merasa sebagai makhluk yang paling hina
Yang hidup kehidupan yang bukan milikku
Dan aku sering mengeluh atas segala kekuranganku Dan aku lupa pada yang berkuasa

Umurku tak menjamin nafasku
Nyawaku tak dapat dibeli
Kepada siapa aku harus mengabdi ?
Haruskah aku bersandiwara ?